7 stake holder dalam sebuah bisnis.

Dalam setiap organisasi perusahaan kita pasti akan menemui 7 bagian yang merupakan stake holder suatu perusahaan agar bisa eksis. Ketujuh stake holder tersebut yaitu :

  1. Owner/Pemilik usaha
  2. Karyawan
  3. Investor
  4. Suplier
  5. Konsumen
  6. Masyarakat luas
  7. Pemerintah
Dari ketujuh stake holder yang saya sebutkan tadi ada yang merupakan internal stakeholder yaitu poin no 1 dan 2, ada yang merupakan external stake holder yaitu poin no 3 s/d 7. Ketujuh stake holder ini harus untung agar perusahaan bisa tumbuh secara berkelanjutan (sustainable), kehilangan dukungan dari dua atau lebih stake holder ini akan membuat usaha kita tidak akan berkembang atau bahkan mengalami kemunduran.

Sebagai contoh bila konsumen merasa rugi tentu tidak akan ada yang datang lagi ke toko kita, bila suplier tidak dibayarkan tepat waktu support produk yang diberikan ke kita juga akan tersendat atau bahkan tidak ada sama sekali, contoh lainnya bila masyarakat merasa keberadaan usaha kita merugikan mereka akan timbul penolakan terhadap keberadaan usaha kita.

So,Make Him happy your bisnis will runing well.
Banyak hal yang bisa membuat masing-masing stake holder tidak happy, yang tentunya semua itu saling berkaitan, customer ketika mendapatkan pelayanan yang buruk tentu dia akan kecewa dan kemungkinan tidak kembali lagi, syukur hanya dia yang tidak kembali, dijaman sosial media seperti saat ini, kekecewaan seorang customer bisa merembet ke customer lain atau bahkan calon customer kita yang belum pernah bertransaksi dengan kita yang mungkin hanya mengenal brand kita karena mereka sering lewat di unit usaha kita atau melihat iklan kita di media. Pelayanan yang buruk yang dialami oleh customer tersebut tentu ada banyak faktor yang bisa menyebabkan, entah itu karena frontliner kita sedang badmood atau ada masalah di internal keluarganya atau memang kondisi internal usaha kita yang membuat dia kurang antusias, memahami faktor-faktor yang menyebabkan kejadian tersebut lebih penting daripada kejadian itu sendiri.

Kejelian seorang leader atau pemimpin didalam mendiagnosa penyebab terjadinya penurunan kwalitas pelayanan sangat penting sama seperti seorang dokter mendiagnosa pasiennya sebelum sang dokter memberi resep pada pasiennya. Ketika customer kita tidak puas mereka tidak akan datang lagi, ketika mereka tidak datang lagi menyebabkan omset kita turun, ketika omset turun cashflow terganggu, ketika cashflow terganggu pembayaran ke suplier tertunda, semua menjadi suatu lingkaran yang mesti diselesaikan dari hulunya.

Kita sebagai owner/ pemilik perusahaan yang merupakan salah satu dari tujuh stake holder yang saya sebutkan di atas tentu sangat berkepentingan dengan hal ini, yang mana owner akan happy apabila perusahaannya mendapatkan keuntungan yang pantas dan ketika perusahaan mendapatkan keuntungan yang pantas tentunya perusahaan akan mampu berkontribusi bagi masyarakat luas dari apa yang telah diraihnya, bagaimana perusahaan bisa berkontribusi bagi masyarakat luas apabila usahanya masih merugi, sebuah hil yang mustahal bukan. Contoh lainnya yaitu pemerintah sebagai salah satu stakeholder juga mesti happy dengan keberadaan usaha kita, bila kita melanggar kebijakan atau aturan resmi pemerintah, mereka tentu memiliki wewenang untuk menegur atau bahkan menutup usaha kita.

Untuk mewujudkan semua hal ini tentu dibutuhkan kerja keras dan komitmen dari semua pihak terutama di internal perusahaan itu sendiri, sehingga ketujuh stake holder semuanya merasa happy, semoga dengan kerja keras, anda bisa membuat ketujuh stake holder dalam perusahaan anda Happy.
(Repost tulisan tahun 2016)